Tampilkan postingan dengan label manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manajemen. Tampilkan semua postingan

SASARAN DAN KEBIJAKAN MUTU

0 komentar

Suatu organisasi atau lembaga dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu di suatu lembaga pendidikan / sekolah, langkah pertama yang harus ditetapkan dan dirumuskan adalah sasaran mutu yang ingin dicapai, setelah itu maka top manajemen / pimpinan / kepala sekolah menetapkan kebijakan mutu yang nantunya digunakan sebagai acuan setiap personil dalam menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
Dalam menyusun sasaran mutu maupun kebijakan mutu, seorang pimpinan/kepala kepala sekolah beserta stafnya harus memperhatikan beberapa aspek penting antara lain :
1. Kebijakan Pemerintah
Seorang pimpinan/top manajemen dalam menyusun sasaran mutu dan kebijakan mutu pada suatu lembaga/organisasi harus selaras dan tidak boleh bertentangan dengan kebijakan pemerintah dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan Propinsi dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten yang berupa peraturan perundang-undangan yang berlaku, rencana strategisnya dan semua program yang telah digulirkannya.

2. Visi dan Misi Sekolah
Dalam menyusun sasaran dan kebijakan mutu seorang pimpinan/kepala sekolah bersama – sama stafnya harus senantiasa mengacu pada visi dan misi sekolah yang telah disepakati bersama.

3. Potensi dan Kelemahan Internal
Dalam hal ini seorang pimpinan/kepala sekolah harus memperhatikan dan mencermati semua potensi yang dimiliki untuk dapat diberdayakan semaksimal mungkin baik itu potensi tenaga kependidikan, peserta didik, sarana prasarana, sumber daya yang ada, lingkungan dan lain sebagainya, namun jangan lupa disamping potensi biasanya juga terdapat kelemahan / kekurangan yang dimilikinya yang harus menjadi perhatian serius agar nantinya tidak menjadi hambatan dalam mencapai sasaran yang telah disepakati bersama.

4. Potensi dan Tantangan Eksternal
Potensi eksternal harus menjadi bagian penting dalam menentukan sasaran mutu dan kebijakan mutu. Pimpinan/kepala sekolah bersama-sama stafnya harus mampu mengidentifikasi semua potensi eksternal yang dapat mendukung pencapaian sasaran mutu seatu lembaga pendidikan/sekolah baik itu dari kalangan dunia usaha/industri, masyarakat, instansi terkait dan sebagainya.
Disamping potensi juga biasanya terdapat tantangan yang datangnya dari luar, yang senantiasa harus menjadi perhatian kita setiap saat. Pimpinan/kepala sekolah bersama-sama staf harus bias memanfaatkan tantangan tersebut menjadi peluang untuk dapat mengembangkan suatu lembaga pendidikan sekolah dalam hal ini untuk mendukung pencapaian sasaran mutu yang telah disepakati
Jika dalam suatu lembaga pendidikan/sekolah dimana pimpinan/kepala sekolah bersama-sama stafnya bersinergi dan mampu meramu dari 4 aspek di atas menjadi sasaran dan kebijakan mutu, maka bukan tidak mungkin suatu lembaga akan dapat maju dengan pesat
READ MORE - SASARAN DAN KEBIJAKAN MUTU

PRINSIP SISTEM MANAJEMEN MUTU

0 komentar

Dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu, perlu memahami prinsip-prinsip dalam manajemen mutu tersebut antara lain :
1. Setiap personil memiliki pelanggan
2. Setiap personil melaksanakan tugas dalam sebuah sistem yang sudah disepakati.
3. Semua sistem menunjukkan adanya variasi yang jelas.
4. Mutu bukan semata-mata pengeluaran biaya namun merupakan investasi suatu lembaga
5. Peningkatan mutu harus selalu diupayakan dan disesuaikan dengan program yang sudah dibuat
6. Setiap personil harus memiliki motto selalu berusaha meningkatkan mutu
7. Dalam menerapkan manajemen selalu mengedepankan fakta dan data yang akurat.
8. Fokus pada pengendalian / kontrol pada proses produksi, bukan hanya semata-mata melihat hasilnya saja
READ MORE - PRINSIP SISTEM MANAJEMEN MUTU

KONSEP DASAR MANAJEMEN MUTU

0 komentar

Konsep Dasar Manajemen Mutu dalam implementasi Sistem Manajemen Mutu adalah :
1. Selalu konsisten dalam menciptakan MUTU
2. Setiap personil mempunyai KOMITMEN yang tinggi
3. Pemimpin /Top Manajemen BERPERAN AKTIF dalam mengkonsentrasikan personil dalam menciptakan dan menjaga mutu
4. Pentingnya KETERLIBATAN setiap personil dalam suatu sekolah
5. Selalu berusaha MEMENUHI /MEMUASKAN pelanggan / customer
READ MORE - KONSEP DASAR MANAJEMEN MUTU

FALSAFAH DAN POLA SMM

0 komentar

Falsafah Sistem Manajemen Mutu sebenarnya sangat sederhana, mudah diucapkan namun belum semua orang dapat melakukuan dengan baik dan benar. Apa falsafahnya ?. yaitu ONO TULIS ONO TILAS, ONO TILAS KUDU ONO TULIS. Apa maksudnya ?. Setiap kegiatan / pekerjaan / aktivitas harus dimulai dengan perencanaan dan akhir kegiatan harus dibuat laporan.

Sedangkan pola dasar dalam Sistem Manajemen Mutu adalah P-D-C-A
P = Plan = Perencanaan
D = Do = Dilaksanakan
C = Check = Periksa / evaluasi
A = Action = Kegiatan Perbaikan secara berkelanjutan
Setiap pekerjaan pada suatu organisasi dalam menjalankan fungsinya untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan harus diawali dengan perencanaan, dikerjakan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan, akhir kegiatan dilaksanakan evaluasi dan dibuat laporannya, kemudian dari hasil evaluasi semua kekurangan yang ditemukan dibuat rancangan perbaikan secara berkelanjutan. Demikian seterus sehingga pada akhirnya organisasi tersebut semakin solid, semakin baik dan semakin akuntabel
READ MORE - FALSAFAH DAN POLA SMM